Insiden tragis terjadi di Sungai Padma, kawasan Daulatdia Ghat, Rajbari, Bangladesh, pada Rabu (25/3/2026) sore sekitar pukul 17.15 waktu setempat, ketika sebuah bus penumpang terjun ke sungai saat hendak menaiki feri.
Operasi penyelamatan terus dilakukan. Insiden tragis tersebut menimbulkan korban jiwa yang cukup besar. Hingga proses evakuasi berlangsung hingga malam hari, tim penyelamat berhasil menemukan total 18 korban meninggal dunia dari dalam bus yang tenggelam.


Pejabat Rajbari Fire Service and Civil Defence, Deputy Assistant Director Dewan Sohel Rana, menjelaskan bahwa pada tahap awal petugas menemukan dua jenazah korban. Proses evakuasi kemudian berlanjut menggunakan kapal penyelamat Hamza yang berhasil mengangkat badan bus dari dasar sungai sekitar pukul 23.50 waktu setempat. Saat bus berhasil diangkat, petugas kembali menemukan 16 jenazah lainnya di dalam kendaraan tersebut.
Dari total korban yang ditemukan, pihak Fire Service and Civil Defence menyebutkan bahwa terdapat empat pria, sepuluh perempuan, serta dua anak-anak di antara korban meninggal. Sejumlah korban juga telah mulai teridentifikasi. Dua di antaranya adalah Rehena Begum (60) dan Marjina Begum (55). Identitas keduanya dikonfirmasi oleh Resident Medical Officer Daulatdia Upazila Health Complex, Dr. Md. Shariful Islam.
Sementara itu, berdasarkan keterangan polisi dan sumber setempat, terdapat 11 penumpang yang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi sungai sesaat setelah bus jatuh ke dalam air. Dokter dari Daulatdia Upazila Health Complex, Maruf Hasan, menyampaikan bahwa dua perempuan dibawa ke fasilitas kesehatan dalam kondisi meninggal dunia. Selain itu, seorang perempuan lainnya yang diketahui bekerja sebagai dokter di sebuah rumah sakit swasta di Dhaka sempat mendapatkan perawatan medis.
Proses pencarian korban berlangsung dalam kondisi yang tidak mudah. Dewan Sohel Rana menyebutkan bahwa upaya penyelamatan menghadapi berbagai kendala, termasuk kondisi cuaca dan situasi di lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan salah satu penumpang yang selamat, diperkirakan sedikitnya 40 orang berada di dalam bus saat kecelakaan terjadi.
Menurut Md. Monir Hossain, pengawas transportasi di Daulatdia ferry ghat, bus tersebut tiba di ponton nomor 3 sekitar beberapa saat setelah pukul 17.00 waktu setempat. Saat itu, sebuah kapal feri yang membawa kendaraan baru saja berangkat menuju Paturia di wilayah Manikganj, sehingga bus tidak sempat naik dan harus menunggu feri berikutnya.
Sekitar pukul 17.15, sebuah feri kecil bernama Hasna Hena menabrak ponton dengan cukup keras. Benturan tersebut menyebabkan bus kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terjatuh ke Sungai Padma.
“Di depan mata kami, bus itu jatuh ke sungai, tetapi kami tidak bisa berbuat apa-apa,” ujar Monir Hossain. Ia menambahkan bahwa beberapa penumpang sempat berhasil berenang ke daratan, namun sebagian besar diduga terjebak di dalam bus saat kendaraan itu tenggelam.
Peristiwa tersebut langsung menarik perhatian warga sekitar yang kemudian berbondong-bondong datang ke lokasi dan berupaya melakukan pertolongan awal. Tim penyelam dari dermaga Paturia dan Aricha juga dikerahkan untuk membantu operasi pencarian korban.
Hingga saat ini, operasi penyelamatan melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepolisian, tentara, polisi laut, hingga petugas pemadam kebakaran. Sejumlah pejabat daerah juga hadir langsung di lokasi kejadian untuk memantau proses evakuasi, termasuk komisioner distrik, kepala kepolisian setempat, serta pejabat eksekutif Upazila Goalanda.
WARNING! Link berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan menonton dengan hati-hati dan bijak.
🎬 LINK VIDEO:
1. https://aceimg.com/ac69c80fa.mp4
2. https://aceimg.com/bb767707b.mp4
Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video tanpa sensor.
Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.