Warga Cianjur digegerkan oleh penemuan seorang pria yang tewas dalam kondisi mengenaskan di sebuah rumah kontrakan di Kampung Tarikolot Cinangsi, Kecamatan Cikalongkulon, pada Kamis malam, 26 Maret 2026. Korban diketahui bernama Iwan Setiawan (31), yang diduga kuat menjadi korban tindak kejahatan pembunuhan.
Korban ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan, dengan tangan dan kaki terikat serta kepala tertutup plastik. Selain itu, terdapat luka pada bagian leher yang mengindikasikan adanya tindak kekerasan. Penemuan ini sontak mengejutkan warga sekitar yang tidak menyangka adanya peristiwa tragis di lingkungan tersebut.
Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah rekan kerja korban, Asep Geni Ginayah, merasa curiga karena Iwan tidak kunjung membuka tempat kerjanya seperti biasa. Asep mengungkapkan bahwa terakhir kali ia bertemu korban adalah pada Rabu, sehari sebelum kejadian, saat korban masih beraktivitas normal.
Kecurigaan semakin menguat ketika pada Kamis dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, ponsel Asep menerima panggilan dari korban yang tidak sempat ia angkat karena sedang beristirahat. Panggilan tak terjawab tersebut kini menjadi salah satu petunjuk penting dalam penyelidikan, terutama untuk mengungkap kronologi pada waktu-waktu terakhir sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
Keesokan harinya, istri korban sempat mendatangi kontrakan dan mencoba memanggil, namun tidak mendapat respons. Pintu kontrakan dalam kondisi terkunci, dan kunci cadangan yang biasanya disimpan di atas pintu tidak ditemukan. Kondisi ini semakin menimbulkan tanda tanya.
Pada malam harinya sekitar pukul 22.30 WIB, Asep bersama beberapa rekan kembali mendatangi lokasi karena merasa ada yang tidak beres. Mereka sempat berupaya mencari kunci cadangan dengan menghubungi pengelola kontrakan. Saat tiba, mereka mendapati sepeda motor korban masih terparkir di dalam, sementara pintu depan tetap terkunci.
Asep kemudian memutuskan masuk melalui pintu belakang yang tidak terkunci. Saat itulah korban ditemukan dalam kondisi terikat dan tidak bernyawa. Menyadari situasi tersebut, Asep segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
Petugas dari kepolisian setempat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit guna menjalani autopsi untuk memastikan penyebab kematian serta mendalami luka-luka yang ditemukan pada tubuh korban.
Dari keterangan yang dihimpun, korban diketahui telah bekerja selama hampir dua tahun bersama Asep dan tinggal seorang diri di kontrakan tersebut. Beberapa waktu sebelum kejadian, korban sempat bercerita mengenai seorang teman lamanya yang pernah menginap. Setelah kunjungan tersebut, uang modal sebesar Rp5 juta milik korban dilaporkan hilang.
Korban bahkan sempat mengunggah foto orang tersebut di media sosial Facebook untuk mencari informasi keberadaannya. Namun hingga kini, orang yang dimaksud belum berhasil ditemukan, dan keterkaitannya dengan peristiwa ini masih dalam penyelidikan.
Meski demikian, sejumlah barang milik korban seperti sepeda motor masih berada di lokasi. Hal ini membuat motif pelaku belum dapat dipastikan, apakah murni perampokan, dendam pribadi, atau faktor lainnya.
Pihak kepolisian dari Polres Cianjur saat ini masih melakukan penyelidikan intensif, termasuk memburu pelaku yang diduga lebih dari satu orang, mengingat kondisi korban yang terikat rapi. Jejak komunikasi terakhir korban juga menjadi fokus penting dalam mengungkap rangkaian kejadian.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban serta keresahan di tengah masyarakat. Warga berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian ini, agar rasa aman di lingkungan dapat kembali pulih.
ㅤ
ㅤ
WARNING! Link berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan menonton dengan hati-hati dan bijak.
🎬 LINK GAMBAR:
• https://aceimg.com/3196da2bd.jpg
Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video tanpa sensor.
Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.