Kecelakaan Maut di Depan SPBU Ngabul Jepara, 2 Orang Tewas Mengenaskan

JEPARA – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di depan SPBU Ngabul, Jalan Jepara–Kudus, Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 23.21 WIB. Insiden yang melibatkan sepeda motor Honda PCX bernomor polisi G 6553 APB dan truk kontainer bernomor polisi H 9025 RA itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Korban tewas diketahui merupakan pengendara dan pembonceng sepeda motor Honda PCX, yakni Muhammad Azaz (28), warga Perumahan Jalan Kebon Bambu, Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo, serta Adimas Indra Eka Pamuji (28), warga Desa Guyangan, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara.

Sementara itu, truk kontainer yang terlibat dalam kecelakaan dikemudikan oleh Mustakim (44), warga Kelurahan Bandungharjo, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, kecelakaan bermula saat truk kontainer melaju dari arah Jepara menuju Kudus atau dari utara ke selatan dengan kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi kejadian, sopir truk berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda PCX yang dikendarai kedua korban dari arah Kudus menuju Jepara. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat dan pengemudi truk diduga tidak dapat menguasai laju kendaraannya saat proses mendahului, tabrakan keras pun tidak dapat dihindari.

Benturan terjadi di badan jalan sebelah kanan apabila dilihat dari arah Jepara menuju Kudus. Rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi juga memperlihatkan sepeda motor diduga bergerak terlalu ke tengah badan jalan, sementara truk kontainer saat itu berada di jalur kanan karena sedang mendahului kendaraan lain.

Akibat benturan yang sangat keras, sepeda motor mengalami kerusakan parah. Salah satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka yang sangat berat, bahkan bagian tubuhnya dilaporkan terpisah akibat kerasnya benturan. Sementara korban lainnya sempat dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jepara, Iptu Ahmad Riyanto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.21 WIB saat truk kontainer mencoba mendahului kendaraan di depannya.

“Karena jarak yang sudah dekat dan pengemudi tidak dapat menguasai laju kendaraannya, sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas di badan jalan,” ujar Iptu Riyanto.

Pihak kepolisian juga menerima informasi dari sejumlah pihak yang menyebut kedua korban sebelumnya baru pulang setelah menonton hiburan dangdut. Namun, informasi tersebut hingga kini masih dalam proses pendalaman.

“Soal itu masih kami dalami,” tambahnya.

Usai menerima laporan, petugas Satlantas Polres Jepara langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, mengamankan kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jepara, Iptu Ahmad Riyanto, mengatakan penyelidikan masih terus dilakukan, termasuk menganalisis hasil olah TKP dan rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Jepara, AKP Royke Noldy Darean, mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika hendak mendahului kendaraan lain.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, menjaga kecepatan, mematuhi marka dan rambu lalu lintas, serta tidak memaksakan mendahului kendaraan apabila kondisi jalan tidak memungkinkan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujarnya, Sabtu (27/6/2026).

Satlantas Polres Jepara juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara pada malam hari karena keterbatasan jarak pandang dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas. Polisi masih terus menyelidiki seluruh rangkaian peristiwa untuk memastikan penyebab pasti insiden yang merenggut dua nyawa tersebut.

REKAMAN VIDEO

⚠️ WARNING !  Link berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.

🎬 LINK VIDEO/FOTO (UNCENSORED):
1. https://aceimg.com/j6u0axnkJ.mp4
2. https://aceimg.com/tN8TMEkjU.mp4
3. https://aceimg.com/0jRUYM0EC.mp4
4. https://aceimg.com/ajUAg4u1t.mp4
5. https://aceimg.com/RYUAzxOvP.mp4
6. https://aceimg.com/US8er11rk.mp4
7. https://aceimg.com/O6nMOGIZW.mp4
8. https://aceimg.com/yknPhcHnZ.mp4
9. https://aceimg.com/zJQetgZkD.mp4
10. https://aceimg.com/H0BOzXNbi.jpg
11. https://aceimg.com/g8uYsWiat.jpg
12. https://aceimg.com/Tse9FKTNx.jpg
13. https://aceimg.com/9uLIhAQaY.mp4 (CCTV)

Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.

Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like

CREEPY ROOM adalah media informasi dan arsip dokumentasi kasus-kasus kelam dari berbagai belahan dunia. CREEPY ROOM menyajikan rangkuman insiden, kronologi, dan materi visual yang bersifat informatif serta kontekstual. Seluruh konten disusun untuk tujuan dokumentasi, referensi, dan edukasi.