BREBES – Warga Desa Kedungbokor, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria bertato yang mengambang di saluran irigasi Sungai Pemali, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Korban pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang melintas di jalan desa. Menyadari adanya tubuh mengambang di saluran irigasi, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Kapolsek Larangan, Kompol Suryantono, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Larangan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah.
“Benar, tadi pagi ada warga yang melaporkan penemuan mayat tersebut kepada kami. Dari laporan itu kami langsung menerjunkan anggota untuk melakukan olah TKP,” ujar Kompol Suryantono.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban merupakan seorang pria yang diperkirakan berusia sekitar 25 tahun dengan ciri-ciri berambut hitam, bertubuh sedang, serta berkulit sawo matang. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus lengan pendek dan memakai anting di kedua telinganya.
Korban juga memiliki sejumlah tato yang menjadi ciri khas, yakni tato bergambar bunga di lengan kiri, tato burung di lengan kanan, serta tato berbentuk bulat di kedua bahunya.
Dari pemeriksaan sementara, polisi menemukan adanya luka yang diduga merupakan bekas penganiayaan, terutama pada bagian mata kiri korban. Selain itu, diperkirakan korban meninggal dunia kurang dari 24 jam sebelum ditemukan.
“Dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban terdapat tato dan tanda-tanda bekas penganiayaan pada mata kiri. Diduga korban meninggal kurang lebih 24 jam. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Ir Soekarno Ketanggungan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Kompol Suryantono.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber di lapangan, korban diduga telah berhasil diidentifikasi. Identitas tersebut mengarah kepada seorang pria asal Bandung setelah ditemukan dokumen identitas di sekitar lokasi kejadian. Namun demikian, hingga kini pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya.
Jenazah saat ini telah berada dalam penanganan aparat kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap kronologi serta penyebab kematian korban.
Di sisi lain, berbagai spekulasi mengenai penyebab kematian korban beredar luas di media sosial. Namun hingga saat ini seluruh informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya karena belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak kepolisian.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta memberikan kesempatan kepada aparat penegak hukum untuk mengusut kasus ini secara profesional hingga fakta sebenarnya terungkap.
ㅤ
⚠️ WARNING ! Link berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.
🎬 LINK VIDEO/FOTO (UNCENSORED):
1. https://files.catbox.moe/ytb1dw.mp4
2. https://files.catbox.moe/gbask7.mp4
Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.
Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.