TEGAL, CREEPY ROOM – Musibah rumah ambruk terjadi di Desa Surokidul, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (28/10/2026) malam. Peristiwa yang diduga dipicu oleh angin kencang tersebut mengakibatkan seorang anak berusia tujuh tahun meninggal dunia, sementara kakaknya yang berusia 10 tahun mengalami luka-luka.
Kejadian nahas itu berlangsung sekitar pukul 19.30 WIB. Rumah yang ambruk diketahui merupakan milik Solihun (45), warga Desa Surokidul RT 03/RW 06, Kecamatan Pagerbarang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Babinsa setempat, Toto Pranoto, salah satu korban meninggal dunia diketahui bernama Arsad, yang merupakan anak dari pemilik rumah. Ia meninggal dunia setelah tertimpa material bangunan ketika rumah tersebut ambruk.
Sementara itu, kakak korban, Tiara (10), turut menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Ia mengalami luka-luka akibat kejadian itu dan langsung dievakuasi ke RSUD dr. Soeselo Slawi untuk mendapatkan penanganan medis.
Pemerintah Desa dan Warga Bantu Evakuasi
Setelah kejadian, pemerintah desa bersama warga setempat segera bergerak memberikan bantuan di lokasi. Mereka bahu-membahu membantu proses evakuasi serta penanganan awal terhadap para korban.
Sekretaris Desa Surokidul, Dul Alim, mengatakan bahwa pemerintah desa bersama masyarakat turut membantu penanganan musibah tersebut. Anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Desa Surokidul juga telah bersiaga di lokasi untuk mendukung proses penanganan.
Kehadiran aparat desa, anggota Linmas, dan warga menjadi bagian dari respons awal untuk memastikan proses evakuasi dan bantuan kepada korban dapat dilakukan.
Kerugian Material Belum Diketahui
Hingga informasi ini dihimpun, belum ada taksiran resmi mengenai total kerugian material akibat ambruknya rumah tersebut. Penyebab pasti kejadian juga masih memerlukan keterangan lebih lanjut dari pihak terkait, meskipun angin kencang diduga menjadi pemicu awal.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga Solihun dan masyarakat Desa Surokidul. Seorang anak kehilangan nyawa, sementara kakaknya harus menjalani perawatan medis akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah mereka.
Di tengah musibah tersebut, kepedulian pemerintah desa dan warga yang bergerak membantu proses evakuasi menjadi gambaran solidaritas masyarakat dalam menghadapi bencana.
⚠️ WARNING ! Tautan berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.
🎬 DOKUMENTASI VIDEO (UNCENSORED):
⚠️ CATATAN ! Jika saat klik tautan mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang tautannya untuk melihat video/foto tanpa sensor.
Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.