Warga di wilayah pedesaan Aracataca digemparkan oleh penemuan jasad seorang pria yang diduga menjadi korban tindak kekerasan, Selasa pagi (14/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi di kawasan San Martín dan memicu kepanikan serta kekhawatiran di tengah masyarakat setempat.
Korban kemudian diidentifikasi sebagai Jair Barragán (28), seorang pekerja serabutan yang juga dikenal sebagai pengemudi ojek. Ia diduga menjadi korban dalam insiden kekerasan yang hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Berdasarkan informasi awal, korban sebelumnya menerima permintaan tumpangan menuju sebuah lokasi yang dikenal dengan sebutan “La Quesera”. Namun, setibanya di area tersebut, korban diduga diserang oleh lebih dari satu pelaku menggunakan benda tumpul.
Aparat kepolisian dari Kepolisian Magdalena yang tiba di lokasi setelah menerima laporan warga menemukan jenazah korban di area kejadian. Tidak jauh dari lokasi tersebut, petugas juga menemukan bagian tubuh korban yang terpisah, yang memperkuat dugaan adanya tindakan kekerasan berat dalam kasus ini.
Hingga saat ini, motif di balik kejadian tersebut belum dapat dipastikan. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam, termasuk mengumpulkan bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap pelaku serta latar belakang peristiwa tragis ini.
Kejadian ini menambah kekhawatiran masyarakat akan keamanan di wilayah tersebut, sementara aparat berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan membawa para pelaku ke hadapan hukum.
ㅤ
⚠ WARNING ! Link berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.
🎬 LINK VIDEO/FOTO:
1. https://aceimg.com/455f0c277.mp4
2. https://aceimg.com/8a15b8281.jpg
Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.
Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.