Tak Diberi Rokok, ODGJ di Lebong Bacok Siswi SD hingga Luka Parah

LEBONG — Peristiwa kekerasan yang melibatkan seorang anak terjadi di Kabupaten Lebong, Bengkulu. Seorang siswi sekolah dasar berusia 9 tahun, Naura Nasya Fadillah, menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri pada Minggu (3/5/2026). Insiden ini mengejutkan warga setempat karena dipicu oleh persoalan sepele.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban tengah berada di teras rumah sambil belajar sekaligus menjaga warung milik keluarganya. Dalam kondisi sendirian, korban kemudian didatangi oleh pelaku yang diketahui bernama Sofyan (34), yang merupakan tetangga korban.

Pelaku sempat menanyakan keberadaan ayah korban. Saat itu, korban menjawab bahwa ayahnya sedang pergi memancing. Tak lama berselang, pelaku diduga meminta rokok kepada korban. Namun, permintaan tersebut tidak dipenuhi.

Setelah percakapan singkat tersebut, situasi berubah menjadi mencekam. Pelaku tiba-tiba bergerak ke arah belakang korban, memegang kepala korban, lalu melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam jenis celurit atau sabit. Serangan tersebut mengenai bagian leher dan pipi kanan korban.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius di bagian wajah dan leher sehingga harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Warga sekitar menyebut pelaku dikenal sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Salah satu warga mengungkapkan bahwa pelaku nekat melakukan aksi tersebut karena kesal tidak diberikan rokok oleh korban.

“Katanya pelaku kesal karena tidak diberi rokok, lalu langsung menyerang korban,” ujar seorang warga.

Tak lama setelah kejadian, aparat kepolisian berhasil mengamankan pelaku. Ia kemudian dibawa ke Mapolsek Lebong Utara untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Lebong, AKBP Agoeng Ramadhani, melalui Kapolsek Lebong Utara, Iptu Muhamad Mico, membenarkan bahwa pelaku telah diamankan. Saat ini, pelaku berada dalam penanganan pihak kepolisian dengan pengawasan tenaga kesehatan.

“Benar, pelaku sudah diamankan tak lama setelah kejadian dan saat ini berada di Mapolsek Lebong Utara,” ujar Mico.

Sementara itu, pihak kepolisian masih mendalami keterangan pelaku terkait motif dan kondisi kejiwaannya sebagai bagian dari proses penyelidikan. Kasubsi PIDM Humas Polres Lebong, Aipda Syaiful Anwar, menyatakan bahwa pelaku mengakui perbuatannya dan alasan sementara yang disampaikan adalah karena emosi sesaat.

Kasus ini kini dalam penanganan Polres Lebong. Polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak medis untuk memastikan kondisi kejiwaan pelaku serta menentukan langkah hukum selanjutnya.


REKAMAN VIDEO

⚠ WARNING !  Link berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.

🎬 LINK GAMBAR:
1. https://aceimg.com/e49a5cea4.jpg
2. https://aceimg.com/dd49aa423.jpg
3. https://aceimg.com/3f3180086.jpg

Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.

Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like

CREEPY ROOM adalah media informasi dan arsip dokumentasi kasus-kasus kelam dari berbagai belahan dunia. CREEPY ROOM menyajikan rangkuman insiden, kronologi, dan materi visual yang bersifat informatif serta kontekstual. Seluruh konten disusun untuk tujuan dokumentasi, referensi, dan edukasi.

PERINGATAN !

Situs ini memuat dokumentasi terkait kejadian kriminal, kekerasan, dan materi sensitif lainnya yang mungkin tidak sesuai untuk semua audiens.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mengerti !