CIREBON – Warga Kabupaten Cirebon digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam bangunan bekas Mushola Al Hidayah yang berlokasi di Jalan Brigjen Dharsono Nomor 55, Desa Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, pada Selasa, 16 Juni 2026 siang.
Jasad tersebut ditemukan dalam kondisi telah mengering di area tempat imam salat. Penemuan itu bermula saat dua pekerja, Runadi dan rekannya Kurdia, datang ke lokasi untuk melakukan pengukuran bangunan yang rencananya akan direnovasi oleh pihak yayasan dalam waktu dekat.
Selain melakukan pengukuran, keduanya juga membersihkan area sekitar bangunan bekas mushola. Namun, ketika memasuki bagian depan tempat imam salat, Runadi dikejutkan oleh keberadaan sesosok tubuh yang tergeletak di lantai. Melihat kondisi tersebut, ia segera menghentikan aktivitas dan melaporkan temuan itu kepada pihak berwenang.
Petugas yang datang ke lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi awal terhadap korban. Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diketahui berinisial S (56), seorang laki-laki yang merupakan warga Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Identitas korban semakin menguat setelah salah seorang anggota keluarga berinisial KS (42) datang ke lokasi dan mengenali jasad tersebut sebagai pamannya. Menurut keterangan keluarga, korban sudah lama meninggalkan rumah dan tidak diketahui keberadaannya sejak awal tahun 2026.
Keluarga mengaku sempat kehilangan kontak dengan korban dan tidak mengetahui aktivitas maupun tempat tinggalnya selama beberapa bulan terakhir. Informasi tersebut membuat keluarga terkejut sekaligus sedih setelah mengetahui bahwa korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia di dalam bangunan yang sudah tidak lagi digunakan untuk aktivitas ibadah.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes yang telah lama dideritanya. Riwayat penyakit tersebut menjadi salah satu dasar dugaan awal bahwa korban meninggal dunia akibat faktor kesehatan.
Meski demikian, aparat kepolisian tetap melakukan prosedur penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian korban. Pemeriksaan terhadap kondisi jasad dan lingkungan sekitar lokasi penemuan dilakukan untuk menyingkirkan kemungkinan adanya unsur tindak pidana.
Hingga proses identifikasi selesai dilakukan, tidak ditemukan informasi awal yang mengarah pada dugaan kekerasan. Pihak keluarga juga menerima hasil identifikasi sementara dan berharap proses penanganan dapat segera diselesaikan agar korban dapat dimakamkan dengan layak.
Kasus ini menjadi perhatian warga sekitar karena lokasi penemuan berada di dalam bangunan bekas mushola yang sudah lama tidak digunakan. Aparat mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan kondisi mencurigakan atau mengetahui keberadaan anggota keluarga yang hilang dalam waktu lama agar dapat ditindaklanjuti lebih cepat.
ㅤ
⚠️ WARNING ! Link berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.
🎬 LINK GAMBAR (UNCENSORED):
1. https://aceimg.com/t51d0vwnv.jpg
2. https://aceimg.com/d4X7enGEW.jpg
3. https://aceimg.com/zYgjlhk5b.jpg
4. https://aceimg.com/kHoHETEvg.jpg




Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.
Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.