Pembunuhan Wanita di Probolinggo, Hilang Sejak Mei hingga Jasad Ditemukan di Sumur Tua

PROBOLINGGO – Misteri hilangnya seorang perempuan asal Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, akhirnya terungkap setelah jasadnya ditemukan membusuk di dalam sumur tua di kawasan hutan sengon Dusun Wakaf, Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan. Korban diketahui bernama Siti Munawaroh, yang diduga menjadi korban pembunuhan berencana setelah berkenalan dengan pelaku melalui aplikasi kencan.

Kasus yang menggegerkan masyarakat ini bermula saat korban dilaporkan hilang pada 30 Mei 2026. Saat itu, Siti berpamitan kepada keluarganya untuk membeli ayam geprek dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat miliknya. Namun setelah pergi, korban tak kunjung pulang ke rumah.

Merasa khawatir, pihak keluarga kemudian melaporkan kehilangan Siti ke Polsek Bantaran. Di tengah pencarian, sepeda motor milik korban sempat ditemukan dalam keadaan telantar di lokasi yang berbeda, tetapi keberadaan korban masih belum diketahui.

Hingga lebih dari satu bulan kemudian, tepatnya pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, titik terang mulai terungkap. Seorang pekerja kebun yang berada di kawasan hutan sengon Dusun Wakaf mencium aroma busuk menyengat dari sekitar sumur irigasi tua. Saat hendak membuka penutup sumur untuk mengalirkan air, ia dikejutkan dengan penampakan bagian kaki manusia di dasar sumur.

Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian. Tim Inafis Satreskrim Polres Probolinggo bersama personel terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Proses evakuasi jasad berlangsung cukup dramatis. Petugas mengalami kesulitan karena sumur memiliki diameter yang sempit dan kedalaman cukup signifikan. Untuk mempercepat proses, polisi meminta bantuan Tim Rescue Damkar Kabupaten Probolinggo.

Dengan menggunakan peralatan khusus berupa tripod penarik, tali pengaman, serta tabung oksigen, petugas akhirnya berhasil mengevakuasi jasad korban setelah bekerja selama beberapa jam. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah mengalami pembusukan berat dan tanpa busana.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Waluyo Jati untuk menjalani autopsi. Berdasarkan hasil pemeriksaan forensik, identitas korban dipastikan sebagai Siti Munawaroh, warga Kecamatan Bantaran yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Tim medis juga menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hasil autopsi menguatkan dugaan bahwa korban meninggal akibat pembunuhan, diduga setelah dijerat pada bagian leher.

Berbekal hasil penyelidikan dan serangkaian pemeriksaan, Polres Probolinggo bersama Polsek Kraksaan bergerak cepat menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut. Kedua tersangka berinisial R dan H, warga Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo.

Kapolres Probolinggo AKBP Dr. M. Wahyudi Latif, S.H., M.H., M.Si. menjelaskan, kasus bermula ketika korban berkenalan dengan tersangka R melalui aplikasi kencan daring. Dalam komunikasi mereka, korban dijanjikan uang sebesar Rp500 ribu untuk berpura-pura menjadi kekasih dan diperkenalkan kepada orang tua tersangka.

Korban kemudian memenuhi ajakan tersebut dan bertemu dengan tersangka di Kota Probolinggo. Selanjutnya korban dibonceng menggunakan sepeda motor miliknya menuju kawasan Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, sementara tersangka H mengikuti dari belakang menggunakan sepeda motor lain.

Sesampainya di kawasan kebun sengon yang sepi, tersangka R diduga menghentikan kendaraan dengan alasan hendak buang air kecil. Saat itulah pelaku diduga menjalankan rencana pembunuhan dengan menjerat leher korban menggunakan tali tampar yang diduga telah dipersiapkan sebelumnya hingga korban meninggal dunia.

Setelah memastikan korban tewas, kedua tersangka diduga menyembunyikan jasad di semak-semak kebun pisang yang berada tidak jauh dari lokasi pembunuhan.

Tak berhenti di situ, keduanya juga diduga berupaya menghilangkan jejak. Polisi mengungkap para pelaku membongkar dan membakar sebagian bodi sepeda motor milik korban serta membakar tali yang digunakan saat melakukan pembunuhan.

Beberapa waktu kemudian, kedua tersangka kembali ke lokasi untuk memindahkan jasad korban ke dalam sumur tua di kawasan kebun sengon Dusun Wakaf, Desa Alassumur Kulon. Jasad korban baru ditemukan lebih dari satu bulan setelah kejadian.

Dalam proses penyidikan, kepolisian juga mengungkap adanya dugaan tindak pidana lain yang terjadi setelah korban meninggal dunia. Dugaan tersebut masih terus didalami dan menjadi bagian dari materi penyidikan guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa secara utuh.

Selain mengamankan kedua tersangka, penyidik turut menyita sejumlah barang bukti, antara lain sepeda motor milik korban, telepon genggam, pakaian yang diduga dikenakan para tersangka saat kejadian, serta sejumlah barang lain yang berkaitan dengan perkara.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, motif pembunuhan diduga karena pelaku ingin menguasai harta benda milik korban.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana mengenai pembunuhan berencana juncto Pasal 20 KUHP, dengan ancaman pidana berupa hukuman mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

Kapolres Probolinggo menegaskan penyidikan masih terus dilakukan untuk melengkapi berkas perkara, mendalami motif secara menyeluruh, serta memastikan peran masing-masing tersangka. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum, dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

REKAMAN VIDEO

⚠️ WARNING !  Link berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.

🎬 LINK VIDEO/FOTO (UNCENSORED):
1. https://aceimg.com/mnKgM6SWK.mp4
2. https://aceimg.com/bQWl3rVkY.mp4
3. https://aceimg.com/gMKGTrX80.mp4
4. https://aceimg.com/90gxOjMXJ.mp4

Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.

Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like

CREEPY ROOM adalah media informasi dan arsip dokumentasi kasus-kasus kelam dari berbagai belahan dunia. CREEPY ROOM menyajikan rangkuman insiden, kronologi, dan materi visual yang bersifat informatif serta kontekstual. Seluruh konten disusun untuk tujuan dokumentasi, referensi, dan edukasi.