CREEPY ROOM – Seorang perempuan berusia 64 tahun bernama Farida ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jalan Gajah Mada, RT 03 RW 07, Kelurahan Sungai Apit, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau, pada Selasa (27/10/2026) pagi. Peristiwa tersebut diduga merupakan tindak pidana pembunuhan. Polisi telah mengamankan seorang pria yang diketahui merupakan anak kandung korban sekaligus anggota kepolisian aktif untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus ini terungkap setelah laporan mengenai penemuan korban diterima oleh Polsek Sungai Apit sekitar pukul 06.45 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari Polres Siak dan personel Polsek Sungai Apit langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kasatreskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais, membenarkan adanya dugaan tindak pidana pembunuhan tersebut. Petugas kemudian melakukan serangkaian tindakan penyelidikan guna mengungkap penyebab kematian korban dan memastikan kronologi peristiwa yang terjadi di dalam rumah tersebut.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi, Farida ditemukan tergeletak di atas kasur dalam kondisi bersimbah darah. Sejumlah laporan juga menyebutkan adanya luka serius pada tubuh korban. Namun, kondisi luka dan penyebab pasti kematian masih harus dipastikan melalui pemeriksaan medis dan forensik.
Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Pekanbaru untuk menjalani autopsi. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu penyidik memastikan penyebab kematian sekaligus memberikan petunjuk penting dalam mengungkap dugaan tindak pidana tersebut.
Terduga Pelaku Merupakan Anak Kandung Korban
Perkembangan penyelidikan mengarah kepada anak kandung korban yang diketahui berstatus sebagai anggota polisi aktif. Informasi tersebut kemudian dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Akmadi, yang menyatakan bahwa terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut informasi awal yang disampaikan, anggota tersebut sebelumnya pernah bertugas di Polda Riau. Namun, keterangan mengenai riwayat penugasannya masih perlu diperjelas oleh pihak kepolisian, termasuk satuan tempatnya bertugas saat ini.
Selain mendalami dugaan keterlibatan terduga pelaku, kepolisian juga melakukan pemeriksaan psikologis terhadap yang bersangkutan. Langkah ini menjadi bagian dari proses pendalaman untuk memperoleh gambaran lebih lengkap mengenai kondisi terduga pelaku, tanpa mengesampingkan pemeriksaan terhadap bukti-bukti lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Hingga kini, motif di balik dugaan pembunuhan terhadap Farida belum diungkapkan kepada publik. Penyidik masih mengumpulkan keterangan dari para saksi, menelusuri fakta-fakta di lokasi kejadian, serta menunggu hasil autopsi untuk membantu menyusun rangkaian peristiwa secara utuh.
Identitas lengkap, pangkat, dan satuan tempat terduga pelaku bertugas juga belum disampaikan secara terbuka oleh pihak kepolisian. Oleh karena itu, berbagai kemungkinan mengenai latar belakang kejadian belum dapat dipastikan sebelum penyidik memperoleh bukti dan keterangan yang memadai.
Kasus ini menjadi perhatian karena dugaan tindak pidana tersebut melibatkan seorang anggota kepolisian aktif yang diduga menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri. Meski demikian, proses hukum tetap harus berjalan berdasarkan alat bukti dan hasil penyidikan untuk memastikan peran serta pertanggungjawaban pihak yang bersangkutan.
Polisi masih terus mendalami perkara tersebut guna mengungkap penyebab pasti kematian Farida, kronologi kejadian, serta motif yang melatarbelakangi dugaan pembunuhan tersebut. Perkembangan lebih lanjut diharapkan dapat memberikan kejelasan bagi keluarga korban dan masyarakat mengenai peristiwa yang terjadi di Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau.
DOKUMENTASI VIDEO
⚠️ WARNING !Tautan berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.
⚠️ CATATAN !Jika saat klik tautan mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang tautannya untuk melihat video/foto tanpa sensor.