Driver Ojol Tewas Ditikam Saat Istirahat di Tangerang, Pelaku Mengaku Terdesak Biaya Nikah

TANGERANG – Driver ojek online (ojol) berinisial ATP menjadi korban pembunuhan sadis di kawasan Kosambi, Kota Tangerang, Banten. Korban tewas setelah ditusuk saat sedang tertidur di basecamp ojol pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 03.50 WIB. Selain menghabisi nyawa korban, pelaku juga membawa kabur sepeda motor Honda PCX dan telepon genggam milik korban.

Kasie Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Iwan Heristiawan mengatakan, korban ditemukan meninggal dunia di lokasi dengan luka tusuk di bagian leher. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

“Korban driver ojol. Korban kehilangan sepeda motor Honda PCX dan sebuah handphone. Korban ditusuk saat tidur. Korban meninggal dunia di lokasi, mengalami luka tusuk di bagian leher,” ujar Iwan.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diketahui bernama Rahmat Dimas. Saat kejadian, pelaku mendatangi basecamp ojol tempat korban beristirahat. Ketika melihat korban tertidur dengan sepeda motor berada di dekatnya, pelaku berniat mencuri kendaraan tersebut.

Namun, aksi pencurian tidak berjalan mulus. Saat pelaku merogoh kantong korban untuk mengambil kunci motor, ATP terbangun dan berusaha melawan. Pelaku yang telah membawa sebilah pisau kemudian langsung menikam korban hingga tewas sebelum melarikan diri dengan membawa motor dan ponsel milik korban.

Tim Subdirektorat Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat melakukan pengejaran. Kurang dari dua hari setelah kejadian, Rahmat Dimas berhasil ditangkap pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 00.30 WIB di sebuah rumah kontrakan di kawasan Jalan Bunderan Kamal, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Arief Ryzki Wicaksana menjelaskan, pelaku sempat berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan ketika hendak diamankan. Polisi akhirnya mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki pelaku agar dapat dilumpuhkan.

“Dia juga sempat kabur dari TKP dan dari kediamannya. Dia melakukan perlawanan terhadap anggota yang melakukan penangkapan dan pengejaran sehingga kami melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku,” kata Arief.

Dari hasil pemeriksaan, Rahmat Dimas mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena merasa tertekan oleh persoalan pribadi. Ia berdalih dipaksa orang tuanya untuk segera menikah sehingga membutuhkan biaya dalam waktu singkat.

Menurut pengakuannya, pisau yang dibawanya semula dipersiapkan untuk mengakhiri hidup. Namun, ketika melintas di lokasi kejadian, ia melihat korban sedang tertidur di samping sepeda motornya sehingga muncul niat untuk mencuri kendaraan tersebut.

“Pelaku mengaku sedang memiliki tekanan dalam kehidupannya karena dipaksa orang tuanya untuk segera menikah,” ujar Arief.

Saat mencoba mengambil kunci motor dari kantong korban, ATP terbangun dan melakukan perlawanan. Dalam situasi tersebut, pelaku langsung menusukkan pisau ke tubuh korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia di tempat.

Setelah ditangkap, Rahmat Dimas resmi ditetapkan sebagai tersangka. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan tersangka telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi menjerat Rahmat Dimas dengan dugaan tindak pidana pembunuhan berencana, pembunuhan, serta pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia sebagaimana diatur dalam Pasal 459 dan/atau Pasal 458 dan/atau Pasal 479 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Kasus ini masih terus didalami penyidik untuk melengkapi berkas perkara sekaligus mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang berujung pada tewasnya driver ojol tersebut.


DOKUMENTASI VIDEO

⚠️ WARNING ! Link berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.

🎬 DOKUMENTASI VIDEO (UNCENSORED):

REKAMAN CCTV:

PENANGKAPAN PELAKU:

Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.

Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like

CREEPY ROOM adalah media informasi dan arsip dokumentasi kasus-kasus kelam dari berbagai belahan dunia. CREEPY ROOM menyajikan rangkuman insiden, kronologi, dan materi visual yang bersifat informatif serta kontekstual. Seluruh konten disusun untuk tujuan dokumentasi, referensi, dan edukasi.