ACEH TAMIANG, CREEPY ROOM – Pencarian terhadap Kamaruzzahman, seorang pemuda asal Kampung Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, berakhir tragis. Pemuda yang dilaporkan hilang sejak Minggu (20/9/2026) itu ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di aliran Sungai Marlempang, Kecamatan Bendahara, Selasa (22/9/2026) sore.
Penemuan jenazah tersebut menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Pasalnya, Kamaruzzahman dikabarkan tengah mempersiapkan pernikahannya dengan seorang perempuan asal Pantonlabu yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (24/9/2026), atau hanya dua hari setelah jenazahnya ditemukan.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti bagaimana korban bisa berada di aliran sungai tersebut maupun apa yang menyebabkan kematiannya.
Jenazah Kamaruzzahman ditemukan sekitar pukul 16.45 WIB di kawasan daerah aliran sungai (DAS) Desa Marlempang, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang.
Informasi mengenai penemuan jenazah tersebut segera ditindaklanjuti oleh petugas gabungan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) serta Satgas SAR Aceh Tamiang langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Komandan Operasi Pencarian BPBD Aceh Tamiang, Surya Darma, mengatakan pihaknya menerima informasi penemuan jenazah di aliran Sungai Marlempang pada Selasa sore.
Setibanya di lokasi, petugas berkoordinasi dengan Tim INAFIS Polres Aceh Tamiang untuk melakukan pemeriksaan awal serta proses identifikasi terhadap jenazah yang ditemukan.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan identitas korban sebelum jenazah dievakuasi dari lokasi penemuan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim INAFIS, ciri-ciri fisik jenazah dinyatakan sesuai dengan keterangan yang sebelumnya disampaikan oleh pihak keluarga.
“Hasil pemeriksaan Tim INAFIS menyatakan ciri-ciri jenazah sesuai dengan keterangan yang disampaikan pihak keluarga. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Aceh Tamiang untuk menjalani visum,” kata Surya kepada wartawan.
Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan awal selesai, jenazah Kamaruzzahman dibawa ke RS Aceh Tamiang untuk menjalani visum guna kepentingan pemeriksaan medis dan penyelidikan lebih lanjut.
Usai menjalani visum, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga di Kampung Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed, untuk proses pemakaman.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, Kamaruzzahman dilaporkan hilang sejak Minggu (20/9/2026). Kepergiannya pertama kali diketahui setelah pemuda tersebut meninggalkan tempatnya bekerja di kawasan Tualang Baro pada dini hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kamaruzzahman diketahui meninggalkan lokasi pekerjaannya sekitar pukul 02.52 WIB.
Namun, setelah kepergiannya tersebut, keberadaan korban tidak lagi diketahui. Keluarga dan orang-orang terdekatnya kemudian mulai mencari informasi mengenai keberadaannya.
Situasi semakin mengkhawatirkan ketika sekitar pukul 03.30 WIB, sebuah mobil yang digunakan Kamaruzzahman ditemukan dalam keadaan kosong.
Mobil tersebut terparkir di atas Titi Kuning atau Jembatan Kuning yang berada di kawasan Desa Alur Manis, Kabupaten Aceh Tamiang.
Keberadaan kendaraan tanpa pengemudi itu menjadi salah satu petunjuk awal dalam upaya mencari keberadaan Kamaruzzahman.
Akan tetapi, tidak ditemukan informasi yang dapat memastikan ke mana korban pergi setelah meninggalkan kendaraan tersebut ataupun apa yang sebenarnya terjadi di sekitar jembatan.
Pada Minggu malam, mobil tersebut kemudian diamankan ke Mapolres Aceh Tamiang oleh pihak kepolisian bersama keluarga dan perangkat desa.
Sementara itu, pencarian terhadap Kamaruzzahman terus dilakukan hingga akhirnya kabar penemuan jenazah di Sungai Marlempang diterima pada Selasa sore.
Kabar hilangnya Kamaruzzahman menjadi perhatian keluarga, terlebih karena pemuda tersebut disebut tengah bersiap melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat.
Ia dijadwalkan menikah dengan seorang perempuan asal Pantonlabu pada Kamis (24/9/2026).
Rencana pernikahan yang semestinya menjadi momen bahagia bagi kedua keluarga itu berubah menjadi duka setelah Kamaruzzahman ditemukan meninggal dunia pada Selasa sore.
Jarak waktu antara penemuan jenazah dan jadwal pernikahannya yang hanya berselang dua hari membuat peristiwa tersebut semakin menyita perhatian masyarakat.
Meski demikian, informasi mengenai aktivitas terakhir korban sebelum dilaporkan hilang, termasuk alasan kepergiannya dari tempat kerja pada Minggu dini hari, masih memerlukan penelusuran lebih lanjut.
Belum ada keterangan resmi yang menjelaskan apakah korban sempat bertemu seseorang, mengalami suatu kejadian di sekitar Jembatan Kuning, atau bagaimana ia akhirnya berada di Sungai Marlempang.
Hingga kini, penyebab kematian Kamaruzzahman masih belum diketahui secara pasti. Penemuan jenazah di aliran sungai belum cukup untuk memastikan bagaimana korban meninggal dunia maupun apakah terdapat faktor lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Polres Aceh Tamiang masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap rangkaian kejadian sejak korban meninggalkan tempat kerjanya hingga ditemukan meninggal dunia.
Hasil visum di RS Aceh Tamiang diharapkan dapat memberikan informasi medis mengenai kondisi jenazah dan membantu penyidik menelusuri penyebab kematian korban.
Selain itu, keberadaan mobil korban yang ditemukan kosong di atas Jembatan Kuning, Desa Alur Manis, juga menjadi bagian penting dari rangkaian peristiwa yang perlu ditelusuri.
Dengan demikian, sejumlah pertanyaan masih menunggu jawaban, mulai dari alasan Kamaruzzahman meninggalkan tempat kerjanya pada Minggu dini hari, bagaimana ia bisa berada di Sungai Marlempang, hingga apa yang sebenarnya menyebabkan kematiannya.
Pihak kepolisian diharapkan dapat mengungkap peristiwa tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan medis, keterangan saksi, serta bukti-bukti yang ditemukan selama proses penyelidikan.
Hingga hasil penyelidikan resmi diumumkan, penyebab kematian Kamaruzzahman masih belum dapat dipastikan.
⚠️ WARNING ! Tautan berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.
🎬 DOKUMENTASI VIDEO (UNCENSORED):
⚠️ CATATAN ! Jika saat klik tautan mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang tautannya untuk melihat video/foto tanpa sensor.
Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.