CREEPY ROOM – Kecelakaan lalu lintas tragis menewaskan seorang mahasiswi berinisial ZUE (25) di Jalan Lintas Timur (Jalintim), Desa Dusun Tua, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Riau, Sabtu (3/10/2026) sore. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terjatuh dari sepeda motor yang ditumpanginya dan terlindas truk Fuso yang melaju searah.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15.43 WIB. Saat itu, ZUE tengah dibonceng oleh seorang pria berinisial APS menggunakan sepeda motor Honda BeAT bernomor polisi BM 4941 CAD. Keduanya diketahui sedang dalam perjalanan dari arah Sorek menuju Ukui dengan melintasi Jalintim Pelalawan.
Berdasarkan keterangan Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Zahratul Aulia Harun, kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai APS berupaya mendahului sebuah truk Fuso jenis Mitsubishi Tractor Head bernomor polisi BK 8660 XL yang dikemudikan oleh sopir berinisial W.
Kedua kendaraan tersebut melaju searah menuju Ukui. Kondisi jalan di lokasi kejadian berupa jalan lurus beraspal dengan cuaca cerah.
Namun, ketika sepeda motor berusaha menyalip truk besar tersebut, sebuah kendaraan yang identitasnya belum diketahui tiba-tiba datang dari arah berlawanan.
Situasi itu membuat ruang gerak pengendara sepeda motor menjadi terbatas. Jarak yang sudah terlalu dekat menyebabkan APS tidak memiliki cukup ruang untuk menghindari kendaraan yang melaju dari depan.
Dalam kondisi tersebut, sepeda motor Honda BeAT yang ditumpangi korban menyenggol kendaraan dari arah berlawanan. Benturan itu membuat APS dan ZUE kehilangan keseimbangan hingga terjatuh tepat di depan truk Fuso yang sedang melaju.
Nahas, setelah terjatuh, tubuh ZUE terlindas kendaraan berat tersebut. Korban mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara itu, APS yang mengendarai sepeda motor berhasil selamat dari insiden tersebut, meski mengalami sejumlah luka akibat terjatuh. Peristiwa ini pun berujung pada hilangnya satu nyawa dalam kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan, termasuk kendaraan yang belum diketahui identitasnya.
“Korban terjatuh dan terlindas oleh truk yang berjalan searah dengan sepeda motornya,” ungkap AKP Zahratul Aulia Harun kepada media, Minggu (4/10/2026).
Setelah menerima laporan kecelakaan, personel Satuan Lalu Lintas Polres Pelalawan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
Petugas melakukan pemeriksaan awal di TKP, mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Korban ZUE yang meninggal dunia bersama APS yang mengalami luka-luka kemudian dievakuasi ke Puskesmas Ukui untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Selain melakukan evakuasi, petugas juga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian agar tidak terjadi kemacetan berkepanjangan. Kendaraan yang terlibat diamankan untuk mendukung proses penyelidikan dan penanganan perkara.
Polisi masih mengumpulkan informasi guna memastikan rangkaian kejadian yang menyebabkan sepeda motor tersebut terjatuh tepat di depan truk Fuso. Identitas kendaraan yang datang dari arah berlawanan juga menjadi salah satu hal yang perlu ditelusuri.
Menyikapi kecelakaan tersebut, Satlantas Polres Pelalawan kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, khususnya ketika hendak mendahului kendaraan lain di jalan raya.
Manuver menyalip membutuhkan perhitungan yang matang, terutama di jalur dua arah yang memiliki arus kendaraan dari arah berlawanan. Pengendara harus memastikan jarak pandang cukup luas, kondisi jalan memungkinkan, serta tidak ada kendaraan lain yang berpotensi membahayakan.
Risiko kecelakaan semakin besar ketika kendaraan kecil berusaha mendahului kendaraan berat tanpa ruang yang memadai. Situasi dapat menjadi sangat berbahaya apabila secara bersamaan muncul kendaraan dari arah berlawanan.
AKP Zahratul Aulia Harun menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi setiap pengendara, bukan kecepatan ataupun keinginan untuk segera tiba di tempat tujuan.
“Para pengguna jalan diimbau supaya mengutamakan keselamatan daripada kecepatan. Agar terhindar dari laka lantas,” pungkasnya.
Kecelakaan yang merenggut nyawa ZUE menjadi pengingat bahwa satu keputusan saat berkendara dapat berujung pada konsekuensi fatal. Kehati-hatian, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, serta kemampuan membaca situasi jalan merupakan hal penting untuk mencegah kecelakaan serupa.
⚠️ WARNING ! Tautan berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.
🎬 DOKUMENTASI VIDEO (UNCENSORED):
⚠️ CATATAN ! Jika saat klik tautan mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang tautannya untuk melihat video/foto tanpa sensor.
Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.