Pedagang Tahu Crispy Tewas Ditabrak Mobil MBG di Bekasi

Duka mendalam menyelimuti warga Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, setelah Sanoeri (41), pedagang tahu crispy yang menjadi korban kecelakaan mobil pengantar program Makan Bergizi Gratis (MBG), meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif di rumah sakit, Selasa (12/5/2026).

Korban yang akrab disapa Owi itu mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 14.40 WIB di Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur. Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah langsung dibawa pihak keluarga ke rumah duka di Jalan Aren Jaya III Nomor 102, RT 07 RW 02, Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Kabar wafatnya Sanoeri dengan cepat menyebar di lingkungan tempat tinggalnya. Warga sekitar tampak berdatangan untuk melayat dan memberikan dukungan kepada keluarga korban yang tengah berduka.

Salah seorang tetangga korban, Fahrul, mengatakan informasi meninggalnya Sanoeri juga diumumkan melalui pengeras suara masjid setempat agar warga mengetahui kabar duka tersebut.

“Informasinya diumumkan lewat masjid, warga langsung banyak yang datang melayat,” ujar Fahrul.

Suasana haru menyelimuti rumah duka. Tangis keluarga pecah saat kerabat dan tetangga datang silih berganti untuk menyampaikan belasungkawa. Sanoeri diketahui meninggalkan seorang anak yang masih balita.

Peristiwa kecelakaan yang merenggut nyawa korban terjadi sekitar pukul 11.15 WIB di depan Alfamart, Jalan Pulau Kalimantan Raya, Aren Jaya, Bekasi Timur.

Mobil Daihatsu Grandmax yang digunakan untuk pengantaran program MBG diduga hilang kendali hingga menabrak dua pedagang gerobak yang berada di pinggir jalan.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani menjelaskan, kecelakaan bermula saat sopir kendaraan diduga panik ketika melihat sepeda motor melintas di depan mobil yang dikendarainya.

“Pengemudi kaget karena melihat ada pengendara sepeda motor melintas di depan mobil, sehingga membanting setir ke kiri dan membentur dua pedagang gerobak,” kata Ojo dalam keterangannya.

Selain menyebabkan Sanoeri meninggal dunia, insiden tersebut juga mengakibatkan seorang pedagang ayam goreng tepung bernama Neni Anggraeni (32) mengalami luka ringan. Kernet mobil, Putut Dwi Putranto (52), turut mengalami luka ringan akibat kecelakaan tersebut.

Saat ini, sopir dan kernet kendaraan pengantar program MBG masih diamankan di Unit Laka Satlantas Polres Metro Bekasi Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.

REKAMAN VIDEO

⚠ WARNING !  Link berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.

🎬 LINK VIDEO:
1. https://aceimg.com/9c272c190.mp4
2. https://aceimg.com/d846b7da0.mp4

Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.

Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like

CREEPY ROOM adalah media informasi dan arsip dokumentasi kasus-kasus kelam dari berbagai belahan dunia. CREEPY ROOM menyajikan rangkuman insiden, kronologi, dan materi visual yang bersifat informatif serta kontekstual. Seluruh konten disusun untuk tujuan dokumentasi, referensi, dan edukasi.