Kecelakaan Tunggal di Pangkalpinang, Penumpang Tewas dan Pengendara Luka Berat

PANGKALPINANG – Kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan sebuah sepeda motor Yamaha MX terjadi di Jalan Depati Hamzah, Kelurahan Semabung Baru, Kecamatan Girimaya, Kota Pangkalpinang, tepat di depan Refleksi Kakiku, pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang penumpang meninggal dunia, sementara pengendara mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Yamaha MX berwarna hitam tanpa dilengkapi pelat nomor polisi dikendarai oleh FA (20), dengan membonceng RR (24). Keduanya melaju dari arah Air Hitam menuju Traffic Light Semabung.

Namun, sesampainya di lokasi kejadian, motor yang mereka kendarai tiba-tiba hilang kendali hingga keduanya terjatuh dan terseret di badan jalan. Belum diketahui secara pasti penyebab pengendara kehilangan kendali, dan kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Seorang warga sekitar berinisial RD yang berada di lokasi mengatakan dirinya mendapati kedua korban bersama sepeda motor sudah tergeletak di jalan. Melihat kondisi tersebut, ia segera menghentikan sebuah mobil pikap yang sedang melintas untuk membantu mengevakuasi kedua korban menuju RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang agar segera mendapatkan penanganan medis.

Akibat kecelakaan tersebut, FA mengalami luka berat berupa patah tulang pada kaki kanan. Sementara itu, RR yang merupakan penumpang mengalami benturan keras di bagian kepala. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis.

Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Indra Wijatmiko, membenarkan adanya kecelakaan tunggal yang menelan korban jiwa tersebut.

“Benar telah terjadi kecelakaan tunggal di Jalan Depati Hamzah pada Minggu malam. Akibat dari peristiwa ini, pengendara motor mengalami patah kaki kanan dan saat ini mendapatkan perawatan medis, sementara penumpangnya dinyatakan meninggal dunia akibat benturan keras di kepala,” ujar Kombes Pol Indra Wijatmiko, Senin (27/7/2026).

Lebih lanjut, Kapolresta menjelaskan bahwa Satlantas Polresta Pangkalpinang masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

“Saat ini jajaran Satlantas Polresta Pangkalpinang masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan guna mengetahui penyebab pasti kendaraan tersebut hilang kendali. Barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha MX tanpa pelat nomor sudah kami amankan di Satlantas,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan, serta memastikan kendaraan yang digunakan memenuhi standar keselamatan, termasuk memiliki pelat nomor resmi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga kecepatan kendaraan, serta memastikan sepeda motor memenuhi standar keselamatan dan dilengkapi pelat nomor resmi demi keamanan bersama di jalan raya,” tutup Kombes Pol Indra Wijatmiko.


DOKUMENTASI VIDEO

⚠️ WARNING ! Link berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.

🎬 DOKUMENTASI VIDEO (UNCENSORED):

⚠️ CATATAN !  Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.

Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like

CREEPY ROOM adalah media informasi dan arsip dokumentasi kasus-kasus kelam dari berbagai belahan dunia. CREEPY ROOM menyajikan rangkuman insiden, kronologi, dan materi visual yang bersifat informatif serta kontekstual. Seluruh konten disusun untuk tujuan dokumentasi, referensi, dan edukasi.