Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum), tepatnya di depan dealer Mitsubishi, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 09.40 WIB. Insiden yang melibatkan tiga kendaraan tersebut mengakibatkan seorang mahasiswi meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban diketahui berinisial DPS (27), mahasiswi asal Kecamatan Gunung Sugih. Ia meninggal dunia setelah mengalami luka berat pada bagian perut dan kaki akibat terlindas truk tronton saat berusaha mendahului kendaraan tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lampung Tengah, Ipda Maruli Togatorop, membenarkan peristiwa nahas tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan truk tronton Hino bernomor polisi BE 8039 ADU yang dikemudikan RD (46), sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban DPS, serta sepeda motor Honda GL/Mega Pro yang dikendarai FNH (25).
“Peristiwa terjadi pada Minggu sekitar pukul 09.40 WIB di Jalan Lintas Sumatra, tepatnya di depan dealer Mitsubishi, Kecamatan Gunung Sugih,” ujar Maruli saat dikonfirmasi pada Senin (3/8/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula saat truk tronton melaju dari arah Bandar Jaya menuju Gunung Sugih. Di belakang truk, korban yang mengendarai Honda Beat berusaha mendahului kendaraan berat tersebut.
Namun, ketika proses menyalip berlangsung, korban diduga kehilangan kendali hingga terjatuh ke arah dalam. Tubuh korban kemudian masuk ke kolong truk dan terlindas roda kendaraan, sehingga mengalami luka fatal dan meninggal dunia di tempat kejadian.
Sementara itu, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban terpental ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan Honda GL/Mega Pro yang melaju dari arah Gunung Sugih menuju Bandar Jaya.
Akibat benturan tersebut, pengendara Honda GL/Mega Pro berinisial FNH (25) mengalami luka ringan berupa lecet pada bagian kaki dan telah mendapatkan penanganan.
Petugas Satlantas Polres Lampung Tengah yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara, mengevakuasi korban, serta mengamankan tiga kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.
Polisi juga telah meminta keterangan dari sopir truk dan pengendara Honda GL/Mega Pro untuk mengungkap secara pasti penyebab kecelakaan.
“Barang bukti berupa tiga unit kendaraan sudah kami amankan. Sopir truk dan pengendara Honda Mega Pro sedang kami mintai keterangan. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Satlantas Polres Lampung Tengah,” tegas Maruli.
Satlantas Polres Lampung Tengah mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama ketika hendak mendahului kendaraan besar. Pengendara diharapkan memastikan kondisi lalu lintas aman dan memiliki ruang yang cukup sebelum melakukan manuver guna menghindari kecelakaan serupa.
⚠️ WARNING ! Link berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.
🎬 DOKUMENTASI VIDEO (UNCENSORED):
⚠️ CATATAN ! Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.
Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.