LUWU TIMUR – Kepolisian berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang wanita muda berinisial AL (20), yang jasadnya ditemukan di area persawahan Desa Kalaena Kiri, Kecamatan Kalaena, Kabupaten Luwu Timur, pada Kamis (11/6/2026).
Kurang dari sembilan jam setelah penemuan jasad korban, aparat Polsek Mangkutana berhasil mengamankan terduga pelaku yang diketahui berinisial A (17), seorang pelajar yang masih duduk di bangku kelas X SMA di wilayah Kecamatan Kalaena.
Kapolsek Mangkutana, IPTU Muh. Junus, membenarkan bahwa pelaku telah diamankan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Benar, pelaku sudah diamankan sekitar sembilan jam setelah penemuan jasad korban,” ujar IPTU Muh. Junus.
Karena masih berstatus anak di bawah umur, proses penanganan hukum terhadap pelaku selanjutnya diserahkan kepada Satuan Reserse Kriminal Polres Luwu Timur dengan mengacu pada ketentuan peradilan anak.
Menurut hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga telah lama memperhatikan dan mengamati aktivitas korban. Polisi menduga pelaku memiliki ketertarikan yang tidak sehat terhadap korban hingga akhirnya merencanakan untuk mendekatinya saat korban berangkat bekerja.

Korban diketahui bekerja di wilayah Puskesmas Kalaena. Berdasarkan keterangan yang diperoleh penyidik, pelaku beberapa kali mengamati rutinitas korban, namun kesempatan untuk mendekatinya baru muncul ketika korban berangkat seorang diri pada pagi hari kejadian.
Saat itu, pelaku diduga mengikuti korban dan berusaha melakukan tindakan yang mengarah pada pelecehan seksual. Korban berupaya mempertahankan diri dan melarikan diri ke area persawahan untuk menghindari pelaku.
Dihadapan Polisi, pelaku mengaku melakukan pencabulan terhadap korban, hingga nekat menghabisi nyawa korban.
Pelaku awalnya sering mengintip korban saat mandi, hingga pelaku berniat memperkosa korban.
”Dugaan sementara pencabulan, pelaku sering intip korban mandi jadi ada niatnya membuntuti korban,” Beber Kaposlek.
Pagi hari, pelaku kembali mengintai korban yang kebetulan korban pergi sendiri, pelaku akhirnya membuntuti korban.
”Pelaku sempat memaksa korban saat dicegat di jalan, tapi korban melawan lalu melarikan diri lewat tengah sawah,” Ungkap Kaposlek.
Pelaku sempat memasukkan jarinya ke dalam kemaluan korban sehingga korban berteriak lalu melarikan diri.
Pelaku mengejar korban sekitar 50an meter dari kejadian awal, pelaku diduga membawa batu beton saat mengejar korban.
Pelaku terus mengejar korban hingga ke area pematang sawah. Dalam situasi tersebut terjadi tindak kekerasan yang mengakibatkan korban mengalami luka fatal. Pelaku langsung memukul kepala korban menggunakan batu hingga korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Setelah menerima laporan penemuan jasad korban, tim gabungan kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan. Berbekal hasil olah TKP, keterangan sejumlah saksi, dan bukti-bukti yang ditemukan di lapangan, identitas pelaku berhasil diketahui dalam waktu singkat hingga akhirnya dilakukan penangkapan.
Saat ini, penyidik masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk motif dan kronologi lengkap kejadian. Polisi juga terus melengkapi alat bukti untuk proses hukum lebih lanjut.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat Luwu Timur dan kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai bentuk tindak kekerasan terhadap perempuan serta perlunya peran aktif lingkungan dalam mencegah terjadinya kejahatan serupa.
ㅤ
⚠️ WARNING ! Link berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.
🎬 LINK VIDEO (UNCENSORED):
1. https://aceimg.com/ZoTMf2LSP.mp4
2. https://aceimg.com/jZ3ocVkMl.mp4
3. https://aceimg.com/YE9DYrbn4.jpg


Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.
Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.