‎ ‎ Perempuan Lansia Tewas Disambar KA Kertanegara di Perlintasan Kebalen Malang

Perempuan Lansia Tewas Disambar KA Kertanegara di Perlintasan Kebalen Malang

Peristiwa tragis terjadi di perlintasan kereta api kawasan Pasar Kebalen, Jalan Zaenal Zakse, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (15/9/2026) pagi. Seorang perempuan yang sempat tidak diketahui identitasnya tewas setelah tertabrak Kereta Api (KA) Kertanegara.

Korban diketahui bernama Ning Yuliati (67), warga Jalan Aries Munandar IV-A, Kelurahan Kidul Dalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Identitas korban berhasil diketahui setelah kepolisian berkoordinasi dengan pihak keluarga.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.35 WIB. Saat itu, Ning Yuliati berjalan dari arah timur menuju barat dan hendak melintasi jalur kereta api di perlintasan dekat Pasar Kebalen.

Ketika korban berada di lokasi, palang pintu perlintasan telah ditutup sebagai tanda kereta akan melintas. Warga dan petugas perlintasan yang melihat korban tetap berusaha menyeberang bahkan sempat memberikan peringatan.

Namun, peringatan tersebut tidak dihiraukan. Korban tetap berjalan menuju jalur rel.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, mengatakan korban tetap memaksa melintasi rel meski kondisi perlintasan sudah ditutup.

“Ketika korban melintas, palang pintu perlintasan sudah dalam kondisi tertutup karena KA Kertanegara akan melintas. Warga dan petugas perlintasan sudah meneriaki korban, namun tidak dihiraukan dan korban tetap memaksa menyeberang,” ujar Lukman, Selasa (15/9/2026).

Pada saat bersamaan, KA Kertanegara dengan nomor lokomotif 167B melaju melintasi perlintasan tersebut. Korban kemudian tertabrak kereta hingga terpental sekitar 10 meter.

Benturan keras mengakibatkan korban mengalami luka berat. Ning Yuliati meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka berat pada bagian kepala serta patah tulang kaki kanan.

Petugas kepolisian kemudian mengevakuasi jenazah korban ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Pada awal penanganan, identitas korban belum diketahui sehingga polisi melakukan penyelidikan dan berupaya mencari pihak keluarga.

Identitas Korban Terungkap

Identitas perempuan tersebut akhirnya terungkap setelah seorang tetangga mendapatkan informasi mengenai kecelakaan tersebut. Tetangga korban kemudian menyampaikan kabar itu kepada anak Ning Yuliati.

Setelah menerima informasi tersebut, pihak keluarga segera mendatangi Polsek Kedungkandang untuk berkoordinasi dengan petugas. Polisi bersama keluarga kemudian menuju Kamar Jenazah RSSA Malang untuk memastikan ciri-ciri korban secara langsung.

Proses identifikasi akhirnya memastikan bahwa perempuan yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut adalah Ning Yuliati, 67 tahun.

Kapolsek Kedungkandang, Kompol M Roichan, membenarkan bahwa identitas korban telah dipastikan oleh pihak keluarga.

“Identitas korban tertabrak kereta sudah teridentifikasi. Dan kini, jenazahnya telah kami serahkan dan dibawa oleh pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar Roichan saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (15/9/2026).

Menurut Roichan, informasi awal dari tetangga menjadi salah satu titik penting yang membantu keluarga mengetahui kejadian tersebut dan kemudian memastikan keberadaan korban di rumah sakit.

“Jadi, ada tetangganya yang mengetahui. Kemudian, tetangganya itu memberitahu anak korban dan ciri-cirinya juga benar bahwa itu adalah korban,” pungkasnya.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah Ning Yuliati diserahkan kepada pihak keluarga. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan sebelum dimakamkan.

KA Kertanegara Diperiksa Setelah Insiden

Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, membenarkan adanya insiden tersebut.

Kecelakaan terjadi di perlintasan kereta api KM 50+4/5, tepatnya pada petak jalan antara Stasiun Malang dan Stasiun Malang Kotalama.

Kereta yang terlibat merupakan KA Perjalanan Luar Biasa (PLB) 167B Kertanegara relasi Malang-Purwokerto.

Setelah menerima laporan dari petugas perlintasan, PT KAI segera berkoordinasi dengan petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Stasiun Malang dan Stasiun Malang Kotalama untuk melakukan penanganan.

“Setelah menerima laporan dari petugas perlintasan, kami segera berkoordinasi dengan petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Stasiun Malang dan Stasiun Malang Kotalama untuk melakukan penanganan,” kata Mahendro.

Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap lokomotif dan seluruh rangkaian KA Kertanegara sebagai bagian dari prosedur keselamatan operasional.

Setelah pemeriksaan dilakukan, rangkaian kereta dinyatakan aman dan perjalanan KA Kertanegara dapat dilanjutkan.

KAI Ingatkan Masyarakat Tak Menerobos Perlintasan

Insiden tersebut kembali menjadi pengingat mengenai bahaya berada di jalur kereta api, terutama ketika palang pintu perlintasan telah ditutup.

PT KAI mengimbau masyarakat untuk tidak menerobos palang perlintasan maupun beraktivitas di jalur rel. Selain merupakan area terbatas, jalur rel merupakan kawasan yang sangat berbahaya karena kereta api membutuhkan jarak tertentu untuk melakukan pengereman dan tidak dapat berhenti secara mendadak ketika terdapat orang atau kendaraan di jalurnya.

“Kami menyampaikan keprihatinan atas insiden yang terjadi. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur rel kereta karena sangat membahayakan keselamatan diri,” ujar Mahendro.

“Jalur rel merupakan area terbatas yang hanya diperuntukkan bagi operasional perjalanan kereta api,” pungkasnya.

Dengan telah teridentifikasinya korban dan diserahkannya jenazah kepada keluarga, proses penanganan terhadap korban kecelakaan di perlintasan Kebalen tersebut kini berlanjut pada proses pemakaman oleh pihak keluarga.


DOKUMENTASI VIDEO

⚠️ WARNING !  Tautan berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.

🎬 DOKUMENTASI VIDEO (UNCENSORED):

⚠️ CATATAN !  Jika saat klik tautan mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang tautannya untuk melihat video/foto tanpa sensor.

Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Tulis Komentar

You might also like

CREEPY ROOM adalah media informasi dan arsip dokumentasi kasus-kasus kelam dari berbagai belahan dunia. Kami menyajikan rangkuman insiden, kronologi, dan materi visual yang bersifat informatif serta kontekstual. Seluruh konten disusun untuk tujuan dokumentasi, referensi, dan edukasi.