Wanita di Taliabu Ditemukan Tewas Ditelan Ular Piton di Perkebunan

Peristiwa tragis terjadi di Desa Ratahaya, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara. Seorang wanita bernama Elizabeth Yamalau (44) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban serangan ular piton berukuran besar di area perkebunan pada Selasa (9/6/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIT.

Kapolres Pulau Taliabu AKBP Adnan Wahyu Kashogi menjelaskan, peristiwa tersebut terungkap berdasarkan keterangan suami korban, Benyamin Lanto (52), yang menjadi saksi pertama saat menemukan korban di lokasi kejadian.

Menurut Kapolres, kejadian bermula ketika Elizabeth berpamitan kepada keluarganya untuk pergi ke kebun yang berjarak sekitar 300 meter dari rumahnya pada Selasa siang sekitar pukul 15.00 WIT. Korban diketahui pergi seorang diri dengan tujuan memindahkan sapi ternak peliharaannya.

Namun hingga menjelang waktu Magrib sekitar pukul 18.15 WIT, Elizabeth tak kunjung kembali ke rumah. Kondisi tersebut membuat sang suami merasa khawatir dan memutuskan untuk menyusul korban ke area perkebunan.

Setibanya di lokasi, Benyamin dikejutkan dengan pemandangan mengerikan. Ia mendapati istrinya sudah diterkam seekor ular piton berukuran besar. Saat ditemukan, sebagian tubuh korban telah berada di dalam mulut ular dan korban dipastikan sudah tidak bernyawa.

“Karena khawatir, suaminya menyusul ke kebun. Setibanya di sana, ia menemukan istrinya sudah dalam kondisi diterkam ular piton besar,” ujar AKBP Adnan Wahyu Kashogi saat dikonfirmasi, Rabu (10/6/2026).

Dalam kondisi panik, Benyamin kemudian mengambil senjata tajam dan memotong bagian kepala ular tersebut. Setelah ular berhasil dilumpuhkan, ia berupaya mengevakuasi tubuh istrinya dengan menarik jasad korban keluar dari mulut reptil tersebut.

Kapolres mengatakan, setelah proses evakuasi dilakukan, korban dipastikan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Setelah dievakuasi, Elizabeth dipastikan sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, sehingga dinyatakan meninggal di lokasi kejadian,” katanya.

Jasad Elizabeth selanjutnya dibawa oleh warga dari area perkebunan menuju rumah duka untuk disemayamkan. Peristiwa tersebut menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan menggemparkan masyarakat setempat.

Menyikapi kejadian itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di area perkebunan maupun hutan yang merupakan habitat satwa liar, khususnya ular piton.

“Atas kejadian ini, kami mengimbau kepada seluruh warga agar meningkatkan kewaspadaan dan selalu berhati-hati, terutama ketika bepergian seorang diri ke area perkebunan atau hutan,” tegas Kapolres.

REKAMAN VIDEO

⚠️ WARNING !  Link berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.

🎬 LINK VIDEO:
1. https://aceimg.com/gRHymkuSm.mp4
2. https://aceimg.com/dDycvr5rR.mp4
3. https://aceimg.com/ifjEa0m2Q.mp4
4. https://aceimg.com/pKyIlbuIm.mp4
5. https://aceimg.com/BikCVDi79.jpg

Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.

Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like

CREEPY ROOM adalah media informasi dan arsip dokumentasi kasus-kasus kelam dari berbagai belahan dunia. CREEPY ROOM menyajikan rangkuman insiden, kronologi, dan materi visual yang bersifat informatif serta kontekstual. Seluruh konten disusun untuk tujuan dokumentasi, referensi, dan edukasi.